Breaking News

Jenis Aliran Musik Jazz Yang Populer

Aliran Musik Jazz, Yang Paling Populer

Aliran musik Jazz, adalah sering dikaitkan sebagai musik yang ‘mahal’. Bahkan, sampai sekarang stigma itu masih melekat. Musik Jazz berawal dari bahasa “slang” yang sering diucapkan sebagai “jas”, “jass”, “jaz”, atau “jasz”. Salah satu teori yang paling populer mengatakan bahwa istilah tersebut digunakan awal mulanya sebagai istilah di olahraga baseball yang berarti semangat, antusias, dan jiwa perjuangan. Sementara itu teori lainnya mengatakan bahwa istilah “Jazz” berasal dari kata slang Afrika yaitu “gism” atau “jism” yang memiliki konotasi seksual.

Mulai dahulu sampai sekarang, aliran musik jazz, merupakan bentuk musik paling variatif di dunia, karena semangat kebebasan dan spontanitasnya. Musik Jazz, berkembang sangat pesat sejak pertama kali diperkenalkan. Awalnya, musik jazz, telah melahirkan berbagai aliran musik jazz, seperti bebop, big band, swing, latin jazz, dixieland, dan gypsy jazz yang sudah di bahas di artikel sebelumnya jenis aliran musik jazz.

Fakta Menarik Musik Jazz

Musik jazz, dapat meningkatkan kreatifitas dan produktivitas kerja, menghilangkan stress dan meningkatkan imunitas tubuh. Aliran musik jazz terbukti efektif dalam mengurangi kecemasan. Bahkan hanya dengan mendengarkan aliran musik Jazz selama 30 menit, kadar immunoglobulin A (IgA) akan meningkat sehingga tubuh akan terjaga dari infeksi bakteri dan virus.

Kata “hipster” berawal dari salah satu istilah unik untuk musik Jazz. Jika kamu pecinta musik Jazz, mungkin kamu pernah mendengar istilah “Jazz cats” yang mengacu pada musisi Jazz. Tapi sebelum istilah tersebut ada, mereka memanggil satu sama lain dengan sebutan “alligators” atau “gate”. Nah, “hep” atau hipster juga merupakan salah satu sebutan populer dalam Jazz. Di tahun 1930, mereka menggunakan kata ini untuk mendeskripsikan seseorang yang keren dan berpengetahuan luas.

Perkembangan Musik Jazz

Lebih jauh menurut sejarah dan perkembangan musik jazz, ada beberapa fase di mana musik jazz berkembang menyesuaikan dengan keadaan zaman. Di sinilah sejumlah sub-genre baru yang masih menginduk pada genre jazz muncul dan berkembang menawarkan variasi dan karakteristik-nya masing-masing.

Bossa Nova

Kombinasi dari West Coast Cool, European Classical Harmonies, serta rhytm Samba Brasil. Kerap diucap dengan nama Brasillian Jazz, serta tumbuh di Amerika dekat tahun 1962. Playernya antara lain Joao Gilberto, Antonio Carlos Jobim, serta di Amerika merupakan Charlie Byrd serta Stan Getz.

Free Jazz

Kadangkala diucap pula dengan“ Avante Garde”. Solis dari gratis jazz bereksperimen dengan leluasa( gratis) terhadap musiknya. Ornette Coleman serta John Coltrane merupakan contohnya. Mereka menjadi sibuk dengan menciptakan sesuatu yang baru dan mengeksplorasi arah baru. Istilah “jazz bebas” sering kali dipadukan atau diganti dengan istilah “jazz avant-garde”. Orang Eropa cenderung menyukai istilah “improvisasi bebas”. Yang lain telah menggunakan “jazz modern”, “musik kreatif”, dan “musik seni”.

Soul Jazz

Berasal dari Hardbop yang lumayan populer di dini 1960- an. Berimprovisasi dengan chord progression, sama semacam bop. Tokohnya antara lain Horace Silver dengan piano Hammond- nya.

Groove Jazz

Kerap diucap“ of- shoot of Soul Jazz”. Groove kerap memakai tone- tone dari musik blues dengan fokus paling utama pada rhytms. Musik ini bernuansa gembira serta kerap memegang emosi pendengarnya buat dance, sebaliknya blues lebih lelet. Improvisasi solo tidak sering digunakan serta lebih mengandalkan musik kolektif.

Fusion Jazz

Aliran ini ialah kombinasi antara“ jazz improvisation” dengan tenaga serta rhytm dari musik rock. Meski demikian, terkadang pencampuran ini kerap dikira ialah bagian dari musik rock serta bukan jazz. Aliran ini pula ialah semacam“ pemberontakan” musisi jazz, spesialnya aliran hardbop terhadap“ puritan jazz”, yang seakan- akan menahbiskan kalau jazz haruslah semacam yang telah terdapat.

Fusion jazz memanglah identik dengan dorongan teknologi mutahir semacam MIDI. Fusion merupakan cabang dari jazz mainstream yang didalamnya telah dicampur rock serta funk.

Mengacu pada namanya, Jazz Rock ataupun Fusion merupakan jenis Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan hingga melewati batasan hingga kedaerah Rockataupun tipe musik lain. Fusion mengombinasikan kebiasan- kebiasaan& tenaga dari musik Rock dengan harmonisasi yang sempurna serta kebebasan improvisasi Jazz.

Jazz Rock fusion berbeda dari konvensional Jazz dibeberapa aspek. Konsumsi Rhythm yang lebih kaku serta sedikit menggoyang perasaan. Dibeberapa bagian artis bonus memainlain sesuatu yg berseberangan, dengan pengembangan rhythmic serta wujud rhythmic yg tidak standar yang disandarkan pada ekspresi.

Pemakaian perlengkapan electric/ electronic semacam gitar electrik, bass electric serta synthesizer kerap mengambil alih perlengkapan musik tradisional jazz sepertisaxophone, trumpet serta bass betot.

Acid Jazz

musik jazz Acid jazz, adalah ( diketahui pula dengan jazz klub) merupakan genre musik yang mencampurkan elemen- elemen musik soul, funk, serta disco. Genre ini dibesarkan pada tahun 1980-an serta 1990-an, awal mulanya pada klub malam di Inggris Selatan. DJ Gilles Peterson serta Chris Bangs, biasanya diketahui selaku yang menghasilkan sebutan musik jazz acid jazz, pada tahun 1987.

Acid Jazz, kerap dikatakan tidaklah genre musik jazz, sebab keterikatannya yang lemah dengan sejarah musik jazz. Awal mulanya merupakan musik dance British. Yang setelah itu dikombinasikan dengan musik klasik jazz, Funk 70-an, Hip-hop, Soul serta musik latin, dimana yang jadi fokus merupakan musik instrumentalnya serta bukan lirik. Kesimpulannya menciptakan musik yang kaya dengan improvisasi musik yang kesannya“ campur baur”, serta kerap diucap Acid Jazz.

European Jazz

Di akhir abad 20, musisi European Jazz, Perancis serta negara- negara Skandinavia merasa kalau ekspresi musik jazz amerika sudah kehabisan“rasa”- nya di jaman saat ini ini. Seperti itu dini mereka menghasilkan gaya baru ialah European Jazz. Semacam Acid Jazz, european jazz berakar pada musik dance, serta mengombinasikan dgn elemen- elemen house music(musik disco dgn basic Funk). Suara yg dihasilkan lebih bernuansa digitaly serta electronicaly serta terasa kontemporer. Tokohnya antara lain Bugge Wesseltoft, Nils Petter Molvaer, serta Martial Solal.

Smooth jazz

Smooth jazz, merupakan salah satu wujud jazz, kerap kali percampuran dengan R&B. Musik Jazz ini tumbuh selaku bagian dari wujud jazz fusion, serta cenderung berikan tekanan pada melody dibandingkan kepada improvisasi. CTI Records kepunyaan Creed Taylor bagian yang amat berarti diperkembangan wujud ini dipertengahan 1970. Wes Montgomery membuat sebagian buah rekaman instrumental dari beberapa lagu pop yang populer yang tidak banyak diminati penikmat Pop dibandingkan jazz fan; hasil industri rekaman ini kerap tidak dikira selaku album smooth jazz yang berarti.

Musik jazz, fan memandang smooth jazz, dengan sebelah mata, ataupun apalagi menganggapnya bukan jazz sama sekali, tetapi sebagian yang lain menolak pemikiran tersebut, semacam musisi yang dihormati Pat Metheny, David Sanborn, Marcus Miller serta yang yang lain kerap diklasifikasikan selaku“ smooth jazz,” begitu pula bagian dari mereka sanggup menampilka berbagai berbagai style.

Funk

Musik jazz Funk, merupakan suatu aliran musik yang memiliki faktor musik tarian Afrika- Amerika. Biasanya musik funk bisa dikenali melalui ritme yang kerap terpotong pendek, bunyi gitar ritme yang tajam, perkusi yang dominan, pengaruh jazz yang kokoh, irama- irama yang dipengaruhi musik Afrika, dan kesan gembira yang mengalami dikala mencermatinya. Pangkal funk bisa ditelusuri sampai tipe rhythm and blues dari wilayah Louisiana pada tahun 1960- an. Aliran musik ini terpaut dekat dengan musik soul dan tipe musik turunan yang lain semacam P- Funk serta Funk Rock.

Itu cuma cerminan sekilas tentang aliran- aliran dalam musik jazz yang diambil dari bermacam literatur musik jazz. Banyak pula tokoh- tokoh berarti dalam musik jazz yang tidak terdapat dalam ringkasan diatas. Saat ini ini telah banyak musisi serta vokalis baru jazz, misalnya Jammie Cullum, Renee Olstead, serta lain- lain, yang membuat batasan- batasan dalam aliran musik jazz telah mulai kabur. Meski demikian, intinya tidaklah aliran itu sendiri, namun Jazz yang saat ini ini telah mendunia.